Minggu, 30 Agustus 2026

Penyidik Unit ll Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Panggil Korban Dan Pelaku Laka, Guna Penyidikan Lebih Lanjut

By: admin
04 Januari 2022
Dilihat 875 kali

SURABAYA.Mediatrans9.com

Penyidik Unit ll Laka Lantas Polrestabes Surabaya panggil korban dan pelaku laka lantas di Satpas Colombo Surabaya. keduanya di mintain keterang, guna peyidikan lebih lanjut, Selasa (04/01/2022) sekitar pukul 10:30 wib. 

Korban yang hadir yaitu, Ismai selaku sopir Pick up L 300, alamat Tambak Mayor Barat V No 6, bersama Sopir Tlailer yaitu, Medrus Afandi, alamat Desa Kerembangan RT 010 RW 002 Kelurahan Kerembangan Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo,

Ismai selaku korban Sopir Pick up L 300 menyampaikan bahwa, saya ditanyakan oleh penyidik, kronologis awal mulanya kejadian tersebut. Dan saya bilang, kalau saya tidak ingat, sama sekali, kata Ismai kepada awak Mediatrans9.com.

"Ingat saya, saya di tolong sama anggota TNI dan saya pun melihat, kalau mobil saya sudah rusak parah," ungkap Ismai kepada Penyidik tadi siang sekitar pukul 10:37 wib.

"Hal ini juga disampaikan oleh sopir tlailer melalui Chattingan Whatsapp bahwa, barusan saya ditanyakan oleh penyidik terkait rundingannya, kepada pihak Korba-korban, saya jawab, kalau L 300 mintaknya 55 Pak, semuanya, sama biaya rumah sakitnya. Kalau pihak tronton, dulu tidak minta ganti, dan saya belum tanyakan lagi pak. Tapi kalau L 300 sama rumah sakitnya 55, Pak Afuknya sekitaran 100," kata Medrus Afandi saat di tanyakan oleh Penyidik.

"Penyidik pun bertanya. Kalau juragan saya pak, saya ini mitra Kerja, di suruh ngurusin sendiri, di suruh tawar-tawar sendiri. Intinya juragan saya itu, di kasih segitu tidak Mau,  mintaknya itu, rendah," ucap Medrus Afandi kepada awak Mediatrans9.com. melalui chatting whatsapp tadi sekitar pukul 12:19 wib, selasa (4/01/2022).

Wezt intinya juragan saya itu, kalau Korban korban mintak mahal, tidak mau, mintaknya rendah gitu, imbuh Medrus Afandi.

Dalam chattingan Medrus Afandi, kepada awak Mediatrans9.com, menyampaikan, saya telepon, bicaranya, seakan-akan saya yang di salahkan, "itu kesalahan mu, tanggu-tanggu sendiri" ucap Juragan Afandi, saat Medrus Afandi telepon Juragannya. (Is)