Blitar, Mediatrans9.com
Sekolah Penggerak yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merupakan program merdeka belajar, yang memberikan keleluasaan kepada guru untuk menggunakan kreativitas dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah berbasis proyek sebagai kurikulum sekolah penggerak.
Beralamatkan di Jalan Bima Dusun Ngade, RT 01 RW 05 desa Gogodeso kecamatan Kanigoro, Blitar, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Miftahul Huda (MIDA) Gogodeso merupakan sekolah swasta yang terpilih sebagai Sekolah Penggerak di Kabupaten Blitar.
Muti’atussalafi, S.Ag, M.Ag, kepala sekolah SMP MIDA saat ditemui di kantornya, Rabu (21/9) mengatakan bersyukur serta berterimakasih atas semuanya, dan bertekad untuk melakukan yang terbaik bagi sekolah ini. "Menjadi sekolah penggerak bagi sekolah-sekolah yang terpilih, adalah suatu hal yang membanggakan sekaligus sebuah pertanggung-jawaban dan kesanggupan tersendiri yang tidak ringan," ucapnya. "Saya terpanggil untuk lebih mendedikasikan diri sedemikian rupa dengan segala daya dan upaya untuk menjadikan sekolah ini kedepan agar semakin di percaya oleh masyarakat luas, sebagai sekolah yang patut menyandang predikat tersebut," imbuh Muti’atussalafi.
Menurutnya, itu semua sudah dan akan semakin mantap dilakukan dengan melaksanakan pengelolaan pembelajaran full day, yaitu mulai pukul 6.55 pagi sampai pukul 16.00 WIB. Pada pukul 15.40 siswa menyelesaikan KBM terlebih dulu, kemudian sholat Ashar sesudah itu baru mereka pulang. Sedangkan kegiatan di hari Sabtu dipergunakan untuk ekstrakurikuler.
Lebih lanjut Muti’atussalafi menjelaskan, bahwa SMP MIDA mengikuti seleksi sebagai Sekolah Penggerak itu melalui Kemendikbud dengan beberapa tahapan bersama ribuan calon Sekolah Penggerak di Indonesia. "SMP MIDA lolos di tahap dua, sehingga mendapatkan banyak fasilitas untuk mencapai tujuan pendidikan, yaitu pendampingan, peningkatan mutu guru sampai pembiayaan berupa BOS Kinerja," jelasnya.
Hal ini menjadikan dirinya semakin bersemangat dalam memajukan dan memotivasi sekolahnya adalah keinginan para wali murid di sekolah ini yang di sadarinya bukan karena tugas semata, melainkan sebuah keiklasan hati sebagai Kepala Sekolah yang menginginkan sekolahnya dapat melahirkan lulusan-lulusan berprestasi.
Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila, maka Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi, literasi dan karakter diawali SDM yang unggul Kepala Sekolah dan Guru.
Terkait akan hal itu, SMP MIDA ingin memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang Madrasah Diniyah Islamiyah yang bertujuan untuk mendidik para siswa yang malam harinya tidak bisa ikut mengaji, agar dapat menjawab akan kebutuhan itu. Juga SMP MIDA mengembangkan kebiasaan ubudiyah dan melaksanakan pendidikan lingkungan hidup melalui kegiatan peduli dan berbudaya lingkungan hidup sesuai arah kebijakan sekolah karena SMP MIDA juga Sekolah Adiwiyata. ”Visi kami adalah terciptanya lulusan yang beriman taqwa, alim, berbudi, mandiri dan berbudaya lingkungan,” tutupnya. ( Adv /Hary)
