Selasa, 01 September 2026

Dinkes PPKB Siapkan Anggaran Rp 28 miliar Untuk Penanganan Covid-19

By: admin
03 Juni 2021
Dilihat 688 kali

TRENGGALEK, Mediatrans9.com

Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek menyiapkan anggaran Rp 28 miliar untuk penanganan covid-19 hingga akhir tahun 2021.

Kepala Dinkes PPKB kabupaten trenggalek Saeroni saat dikonfirmasi tim beritatrans9.com tepatnya tanggal ( 2 Juni 2021 ) mengatakan "dana itu didapat dari hasil pengalihan anggaran atau refocusing yang ditetapkan beberapa waktu lalu.

"anggaran tersebut akan dipakai untuk operasional rumah sakit darurat, asrama Covid (Ascov), insentif tenaga vaksinasi, dan penanganan Covid lainnya.untuk dana dari refocusing, pelaksanaannya masih dalam proses. seperti untuk pengandaan, kami masih proses dari pelelangannya dan lainnya". Jelasnya

"kebutuhan anggaran paling tinggi adalah untuk operasional rumah sakit darurat dan Ascov. dan perlu diketahui bahwa kabupaten trenggalek memiliki 4 rumah sakit dalurat dan 3 Ascov yang tersebar di berbagai kecamatan". terangnya

Lebih lanjut Saeroni menerangkan bahwa "kebutuhan anggaran untuk RS darurat dan Ascov sangat bergantung dengan jumlah pasien yang masuk. kalau pasiennya sedikit, penyerapan anggarannya nanti juga sedikit. dan juga sebaliknya.

"Sebenarnya Dinkes PPKB kabupaten trenggalek telah menganggarkan kebutuhan penanganan covid-19 pada APBD induk 2021 yang dibahas akhir tahun sebelumnya.dan perlu diketahui bahwa penganggaran saat itu memproyeksikan tren kasus Covid-19 yang menurun. dan kenyataannya, trenggalek sempat mengalami beberapa kali lonjakan kasus yang signifikan. terutama pada awal tahun ini", imbuhnya 

Beliau sangat berharap "Covid-19 di kabupaten trenggalek bisa segara menurun. tingkat risiko penularannya juga diharapkan segara berganti dari zona oranye ke kuning.dengan upaya-upaya yang ada, pendisiplinan masyarakat, penanganan, pengetesan, pelacakan, dan vaksinasi. Kalau seluruhnya ini cakupannya semakin tinggi dan sesuai rencana, tren bisa terus menurun. ( Rudi/berbagai sumber )