Madiun, Mediatrans9.com
Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker) Kabupaten Madiun bekerja sama dengan pos pelayanan Badan. Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI) Madiun dan Bank Madiun ( Perusda) Kabupaten Madiun
menggelar Kegiatan Pembinaan pengelolaan keuangan bagi pekerja migran indonesia ( PMI) purna dan keluarga.
Kegiatan tersebut yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja " Hengky Sukarno " tersebut digelar pada selasa ( 13 /12/2022 )di Kantor Desa Teguhan Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun.
Kepala Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker) Kabupaten Madiun " Heru Kuncoro" melalui Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja " Hengky Sukarno " menyampaikan ",
Dengan keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri dan disparitas upah yang jauh berbeda dengan di luar negeri walaupun dengan jabatan yang sama merupakan faktor pendorong utama calon tenaga kerja untuk bekerja ke luar negeri . Remitansi adalahtransfer uang yang dilakukan pekerja asing ke penerima di negara asalnya. Remintasi telah mendukung kesejahteraan masyarakat karena digunakan untuk komsumsi rumah tangga. " tuturnya
membangun perumahan, biaya pendidikan dan modal memulai wirausaha migrasi berdampak tidak hanya pada keuntungan ekonomi tetapi juga pada peningkatan keterampilan mental dan pengetahuaan terutama pada PMI perempuan.
" Heru Kuncoro " mengungkapkan disisi lain PMI yang bekerja ke luar negeri belum mampu memanfaatkan hasil kerja yang mereka peroleh untuk usaha - usaha yang bersifat produktif namun lebih berperilaku komsumtif.
Hal ini mendorong untuk kembali bekerja keluar negeri sementara keluarga yang ditinggalkan hanya mengharapkan gaji PMI tanpa mengupayakan bagaimana memanfaatkan uang tersebut untuk mengembangkan usaha - usaha produktif dan pendidikan anaknya", Jelasnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Disnaker Kabupaten Madiun juga menyampaikan bahwa usaha ekonomi produktif yakin mencangkup pelatihan dan pendampingan untuk usaha produktif bantuan sarana produktif hingga pemasarannya.
Jadi saat PMI yang bekerja di luar negeri mengirimkan uangnya atau telah kembali sudah mempunyai basis usaha produktif yang bisa di bangun antara PMI dan keluarga nya.
Penguatan usaha produktif untuk jangka panjang dapat dibentuk koperasi usaha bersama " tandanya.
Untuk menjamin keselamatan dan kelangsungan bagi PMI dan purna PMI, Disnaker Kabupaten Madiun melakukan pembinaan pengelola keuangan bekerja sama dengan Dinas Perdakop dan UM, Nara Sumber dari BP2MI Madiun dan Bank Madiun ( Perusda) dan diikuti 40 peserta keluarga PMI.
Dalam acara kegiatan tersebur turut hadir Kepala Bidang penempatan dan perluasan kesempatan kerja Disnaker Kabupaten Madiun " Hengky Sukarno " Kepala Kepala Desa Teguhan " Abdullah Abaiti " Camat Jiwan yang mewakili, perwakilan dari BP2MI Madiun " Gilang Marga "pungkasnya ( Julioe)
