Mojokerto, Mediatrans9.com
Batik Sekar Ndaru kini jadi Ikon batik Mojokerto. Launching karya masyarakat lereng kaki Gunung Welirang tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. Peluncuran Ikon batik tersebut dilakukan di Balai Desa Gondang, Kecamatan Gondang, Rabu (30/11), bersamaan dengan launching Program Desa Berdaya dari DPMD. Sejumlah sambutan pembuka salah satunya tarian Sekar Ndaru yang dipersembahkan oleh Karang Taruna Desa Gondang memeriahkan acara ini.
"Alhamdulillah saat ini kita berada di Desa Gondang, dengan desa berdaya Batik Sekar Ndaru Gondang," cetus Bupati Ikfina. Menurutnya, program desa berdaya berupa Ikon batik sekar ndaru asal Desa Gondang memang sangat layak dan pantas untuk menjadi program berdaya. Pasalnya, batik sekar ndaru merupakan hasil garapan ibu-ibu dan remaja putri Desa Gondang. "Kita semuanya sudah melihat hasil dari mereka berproses untuk desa berdaya sekar ndaru gondang. Luar biasa, batik-batiknya pantas dan layak dikembangkan," terangnya.
Bupati Ikfina berpesan kepada Pemerintah Desa untuk terus mengembangkan potensi batik sekar ndaru yang dimiliki Desa Gondang. Caranya, dengan mendukung SDM yang ada, serta mengelola potensi batik tersebut melalui BUMDes untuk keberlanjutannya.
"Dengan adanya batik desa Gondang Sekar Ndaru ini secara tidak langsung menuntut warga setempat untuk lebih meningkatkan SDM dan memanfaatkan potensi yang ada di desa gondang," ujar Ikfina.
Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah atas pencapaian desa mandiri, pada tahun 2022 ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan berupa bantuan keuangan khusus (BKK) program desa berdaya untuk 10 desa mandiri di Kabupaten Mojokerto, masing-masing desa mendapatkan bantuan sebesar Rp100 juta. Salah satunya diberikan kepada Desa Gondang. Kepala Desa Gondang Ngadi SH,MH saat di wawancara awak Media mengatakan, Desa Gondang menjadi salah satu sentra produsen batik di Kabupaten. Produk batik Sekar Ndaru khas desa ini tak kalah dengan produk batik buatan pabrik.
’’Saat ini, di empat dusun, ada sekitar 29 tenaga yang sudah berhasil memproduksi batik khas Gondang,’’ ujarnya. Hasil produknya, biasa dikenakan oleh warga sekitar. Namun, tak sedikit juga yang sudah dipasarkan ke berbagai kota. Karena semangat warga, produk batik kami ini tak kalah dengan produk keluaran pabrik,’’ Jelas Kades Ngadi SH,MH.Batik Sekar Ndaru memiliki filosofi dari Buah Ndaru. Konon siapa pun yang kejatuhan buah ini, bisa mendapatkan keberuntungan. ’’Dari filosofi ini, kami ciptakan batik Sekar Ndaru agar yang mengenakan produk batik ini bisa diberkahi kemujuran,’’ harapnya.
Dengan peluncuran batik ini, Kepala Desa Ngadi berkeinginan, produk Desa Berdaya Gondang bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat. Bahkan, jika memungkinkan bisa sampai ke taraf Nasional. ’’Insyaallah, Februari 2023 motif batik ini akan dibawa ke Jakarta untuk dikenalkan ke pusat. Mudah-mudahan dengan ini, produk kami bisa dikenal dan dikenakan oleh banyak kalangan,’’ tandas Ngadi SH,MH. ( yud )
