MALANG,Mediatrans9.com
Pemerintah Kabupaten Malang mengharuskan setiap desa yang ada di kabupaten malang memiliki Destinasi Wisata.Senin (20/6/22)
Desa Randuagung,Kecamatan Singosari,Kabupaten Malang,memiliki Desa Wisata Karang Kunci yang di bangun di Tanah Bengkok yang luas 1 hektar 7000.
Pemandangan yang sangat indah dan udaranya yang sangat sejuk,dan banyak tempat bermain untuk anak anak, seperti dokar, kolam renang, tempat berselfi ria, ayunan, kolam ikan, tanaman hias, cafe, tempat berkaroke serta sajian makanan dan minuman yang memanjakan lidah, dengan harga masuk Rp.5000.00.
Ketua Panitia PTSL.Galih Puji Sasmito yang mewakili
Kepala Desa menyampaikan, kisaran bulan juli tahun 2021, selama ini tanah bengkok tidak ketahuan setelah ada PTSL baru ketahuan, kalau jni adalah tanah bengkok akhirnya dengan peta bidangan tanah lengkap ketemu. ok
Pengumpulan data data tanah bengkok di PTSL yang di situ itu menjadi desa lengkap tanah ini akhirnya menjadi milik desa kembali.
Harapan kedepan tidak neko neko kita bisa berbuat untuk masyarakat, dan ini bedampak positif,dan kita berharap di sini ini menjadi Destinasinya Randuagung dari awal kegiatan sampe nantinya menjadi besar.
Disini paguyupan sementara tidak di danai oleh pemerintah,kita pesiapkan di situ itu dari unsur masyarakat tekait yang perduli atas lingkungan,kita berharap dengan adanya perbaikan lingkungan lewat adanya kebun dengan adanya wisata,untuk perawatan kebun kita berharap nantinya kita bisa membawakan pemahaman atau pemikiran masyarakat bisa ikut bergabung didalamnya.
Membawa dampak dimana, nilai nilai surplus keuntungan bagi masyarakat terkait yang di kelola oleh deda yang di situ itu ada Pumdes dengan adanya Pemdes naungan Hukumnya kita berharap nantinya perekonomian dari pelaku bisnis yang ada,melalui siapa pelaku bisnisnya? Mungkin Rw,Rt,Toko toko terkait bisa membawa peningkatan perekonomian sekalian kita tampung jadi meningkat.jelas Sasmito
Harapan Sasmito,hidupnya bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak,kita tidak tahu kapan kita akan kembali dan kita masih bisa hidup,saya tidak neko neko kita bisa berbuat hari ini jika kita besok masih ada waktu ya kita berbuat kembali.
Untuk para pedagang pedagang di sini tidak sewa hanya partisipasi untuk satu lokasi makanan di ambil Rp.1000. berbuat sosial untuk pembiayaan masjid yang dananya terbengkalai dananya terhimpun dari orang orang yang berjualan di situ.harapan Sasmito. (aang)