Selasa, 01 September 2026

Dana Desa (DD) Desa Gempol Dimanfaatkan Sebagian untuk Bedah Rumah

By: admin
21 April 2022
Dilihat 549 kali

NGAWI, Mediatrans9.com

Warga di Desa Gempol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi mengalokasikan Dana Desa untuk membedah sejumlah rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga miskin.

Kepala Desa Gempol Susilo  mengatakan, "bedah rumah tersebut sudah sesuai dengan amanat peruntukan dana desa (DD) yang sebagian untuk pemberdayaan dan pembangunan dalam hal infrastruktur.

"Infrastruktur artinya luas, ini infrastruktur pemukiman dan rumah tidak layak huni yang jadi objek," kata Susilo saat di temui di Balai Desa Gempol.

Lebih lanjut, Susilo mengatakan, di Desa gempol masih banyak keluarga yang belum tinggal di rumah layak huni, sehingga Pemdes gempol berinisiatif mengalokasikan dana desa untuk membedah sejumlah rumah.

Bedah rumah tersebut, menurutnya, dapat dianggarkan dengan dana desa melalui program fasilitasi peningkatan kualitas rumah tidak layak huni.

Susilo mengatakan, dari sekitar kurang lebih 2000 an kepala keluarga (KK) di Desa gempol, masih terdapat 60-an rumah yang dianggap tidak layak sehingga diusahakan untuk dilakukan perbaikan.

"Secara bertahap, tahun ini insya allah 2 unit RTLH akan kami bedah, dan kedepannya kegiatan semacam ini akan terus di lakukan untuk mengurangi angka kemiskinan terutama untuk RTLH ini" katanya.

Kasi kesejahteraan Desa Gempol Mega Putri,S.pd  mengatakan,"program ini terlebih dahulu ditujukan untuk 2 rumah tidak layak huni  dan mudah-mudahan di tahun depan semakin banyak lagi yang di rehap".

"Kegiatan ini akan dilakukan untuk tahun-tahun berikutnya. Bantuan pemdes lebih banyak dalam bentuk material bahan bangunan, sedangkan untuk tenaga perbaikan rumah dilakukan oleh masyarakat," katanya.

Dan tahun ini rumah yang kita rehap adalah rumah milik  Sutodiryo Saji yang berada di Dusun Gempol RT.01 RW.03 dan Dana dari pusat ini merupakan stimulan agar masyarakat bisa memperbaiki rumahnya. Memang diakuinya, dana Rp  17.500.000 juta tidak bisa membangun rumah dalam kondisi bagus, sehingga diperlukan swadaya.

"Kami targetkan pertengahan tahun seluruhnya sudah selesai," pungkas Kades Susilo.(sa/adv)