TULUNGAGUNG, Mediatrans9.com
Data dari Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), pencapaian vaksinasi Covid-19 untuk lansia di kabupaten Tulungagung sebesar 34,7 persen dari target,namun data manual di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, vaksinasi lansia telah mencapai 37 persen dari target.
Kepala Dinas Kabupaten Tulungagung, dr.Kasil Rokhmat, saat dikonfirmasi tepatnya pada hari Senin 25 Oktober 2021 mengatakan, terjadi kendala pada proses input data secara nasional.
“Ada kendala traffic secara nasional. Datanya kami input sekarang, tidak berubah di hari yang sama,angka pencapaian vaksinasi lansia di Tulungagung sebenarnya terus bergerak", kata dr. Kasil
"Apalagi saat dilakukan gebyar vaksinasi lansia dengan hadiah telur, dalam sehari bisa menjangkau 2.000 lansia,dengan data manual 37 persen, maka masih kurang 3 persen dari sasaran atau sekitar 2.000 lansia agar mencapai 40 persen untuk turun dari level 3 ke level 2 PPKM", lanjut dr. Kasil
Lebih Lanjut dr Kasil menjelaskan, meski sudah 40 persen, kami akan terus galakkan vaksinasi lansia, karena target kami 60 persen untuk bisa turun ke level satu.
Diketahui, Dinkes Tulungagung telah melakukan telaah riil sasaran vaksinasi lansia yang sudah ditetapkan,hasilnya terjadi perbedaan data yang signifikan.
Sebelumnya, data sasaran sebesar 133.000 lebih, namun data riil hanya 117.000,jika mengacu data sasaran 117.000, 40 persennya sebesar 46.000, sementara capaian vaksinasi Covid-19 untuk lansia saat ini 47.000, atau lebih 1.000 dari target 40 persen.
"Untuk mengubah data sasaran ini, Dinkes akan bersurat ke Kementerian Kesehatan dan KPCPEN sebagai pemilik aplikasi,datanya tidak serta merta ikut turun,kami harus mengurus di tingkat pusat,” jelas dr.Kasil
"Keberhasilan strategi vaksinasi berhadiah telur untuk para lansia,dan banyak desa yang capaian vaksinasi lansia melebihi target yang ditetapkan,bahkan banyak kepala Desa yang harus menambah paket telur yang disiapkan", pungkas dr. Kasil Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung.
Sebagai informasi, salah satu kecamatan yang paling mudah dijangkau vaksinasi lansia adalah Kecamatan Campurdarat,sementara Kecamatan Tulungagung, adalah wilayah yang paling sulit menerima vaksinasi lansia. Dua kecamatan lain yang sulit adalah Kecamatan Kedungwaru dan Kecamatan Ngunut. ( rud/ berbagai sumber)
