Minggu, 30 Agustus 2026

Bangunan Joglo di Gesikan Roboh, Akibat Dihempas Angin Kencang Disertai Hujan Deras

By: admin
18 Oktober 2021
Dilihat 1320 kali

TULUNGAGUNG, Mediatrans9.com

Bangunan atau rumah joglo milik Pemerintah Desa Gesikan yang terletak di area tengah persawahan di RT 04 RW 05 Dusun Krajan, Desa Gesikan Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung tepatnya pada hari Senin, 18 Oktober 2021 sore, ambruk akibat dihempas angin saat terjadi hujan deras.

Kapolsek Pakel AKP Randhy Irawan, SH, MSi melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko, SH dalam rilisnya mengatakan, bangunan joglo yang ambruk ini rencananya akan digunakan sebagai tempat wisata buatan.

Sesuai keterangan yang diperoleh dari saksi – saksi di lokasi kejadian, Kasi Humas Polres Tulungagung menjelaskan, hari ini Senin (18/10/2021) saat hujan deras sekitar pukul 15.00 WIB para pekerja yang berada di lokasi seluruhnya berhenti dan berteduh di bangunan rumah joglo tersebut.

Lanjut Iptu Nenny dalam rilisnya menerangkan, tidak lama kemudian tiba – tiba datang angin kencang menerpa bangunan joglo. "Para pekerja baik kuli maupun tukang yang berteduh dibangunan sempat mendengar “kretek kretek" dari atas bangunan", terang Iptu Nenny

"Mengetahui hal tersebut, para pekerja kemudian lari menyelamatkan diri,  namun diantara mereka ada seorang tukang yang terkena bangunan joglo dan terluka di bagian kepala", terang Iptu Nenny lagi.

“Ada seorang tukang yang berinisial MAH mengalami luka pada bagian kepala 5 cm.” jelas Iptu Nenny.

Lebih lanjut Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko dalam rilisnya juga mengungkapkan, Petugas Polsek Pakel yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan oleh petugas Kepolisian, diduga bangunan joglo yang masih baru tersebut tidak terlalu kuat sehingga roboh saat diterjang anging kencang dan hujan deras,” ungkap Iptu Nenny.

“Meski tidak ada korban jiwa, tercatat ada 5 sepeda motor yang tertimpa bangunan dan nilai kerugian akibat bangunan pendopo / joglo yang roboh diperkirakan sekitar 100 juta rupiah,” pungkas Iptu Nenny. (rud)