MOJOKERTO, Mediatrans9.com
Asep Syaifuddin Chalim (ASC) Foundation peduli tak henti-hentinya membagikan paket sembako ke pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak PPKM Darurat, memasuki hari kedelapan, kali ini yang menjadi sasarannya adalah pedagang disekitar Stadion Gajah Mada dan pedagang Pasar Pon jalan Niaga Kecamatan Mojosari, Senin (19/7/2021) pukul 15.30 WIB.
Direktur ASC Foundation Muhammad Albarraa, Lc M. Hum memberikan paket sembako langsung ke pedagang, dan berharap para pedagang sabar serta selalu berdoa agar wabah virus covid 19 ini dapat hilang dan kondisi bisa Kembali normal.
“Semoga musibah ini bisa cepat berlalu, dan virus cpvid 19 ini bisa segera hilang dari kehidupan kita semua, secara pribadi saya berharap, panjenengan sabar dan berdoa agar kita bisa hidup normal Kembali, dan bisa berdagang lagi tanpa ada batasan waktu,”ucap Gus Barraa saat memberikan paket sembako ke pedagang kaki lima (PKL).
Seperti biasa ASC Foundation dalam pembagian paket sembako dibantu oleh partai pendukungnya dalam pendistribusian bantuan.
Paket sembako yang digelontorkan pada saat ini sejumlah 100 paket, berupa beras lima kilogram dan mie instant satu kardus.
ASC Foundation akan terus membagikan paket sembako kepada para pedagang yang terdampak PPKM Darurat, setiap harinya, dan itu diberikan keseluruh pedagang yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto yang terdiri atas 18 Kecamatan, meskipun pemerintah juga turun memberi bantuan.
“Paket Sembako ini akan kami berikan kepada semua pedagang yang terdampak PPKM Darurat, tanpa terkecuali. Dan secara pribadi saya tergugah melihat kondisi para pedagang, karena pemberlakuan PPKM Darurat dari pemerintah, dengan begitu meski bantuan dari pemerintah turun, ASC Foundation tetap akan berbagi paket sembako ke semua pedagang yang ada di 18 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto,” jelas Gus Barraa.
sementara Marlika pedagang makanan pasar Pon saat di konfirmasi oleh media mengataka,”kulo sadean mriki niki mpun lami mulai anak kulo cilik-cilik (saya jualan disini sudah lama, mulai anak saya kecil-kecil, sakniki sadean olehx yo mek titik-titik duwikx wong jam wolu wes tutup (sekarang jualan dapatnya Cuma sedikit-sedikit uangnya karena jam delapan sudah tutup), sedino mek oleh tiga puluh ribu damel kebutuhan sehari-hari mboten cekap (sehari hanya dapat Rp. 30.000,00 buat kebutuhan sehari-hari tidak cukup)”.
“Alhamdulillah niki wau diparingi sembako, saget damel nyambung umur (alhamdulillah ini tadi dikasih sembako, bisa buat menyambung hidup),” ucap Marlika setelah menerima paket sembako yang diberikan ASC Foundation.(Ek)
