Minggu, 30 Agustus 2026

Ketua ASC Foundation M. Albarraa : “Pedagang Kaki Lima Sangat Terdampak PPKM Darurat”

By: admin
19 Juli 2021
Dilihat 756 kali

MOJOKERTO, Mediatrans9.com

Asep Saifuddin Chalim (ASC) Foundation memberikan paket sembako kepada para pedagang kaki lima (PKL) terdampak PPKM Darurat yang berdagang di tempat wisata Taman Ganjaran, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Minggu (18/7/2021) pukul 15.00 WIB.

Muhammad Albarraa, Lc M. Hum Ketua ASC Foundation melihat kondisi pedagang kaki lima terdampak PPKM Darurat sangat prihatin, secara pribadi Gus Barraa (panggilan akrab Muhammad Albarraa) merasa terpanggil untuk membantu meringankan beban para pedagang makanan dan minuman yang berdagang di tempat Wisata Taman Ganjaran yang sepi pembeli.

“Secara pribadi saya turut prihatin, karena panjenengan harus libur berjualan selama PPKM Darurat ini, dan ini ada sedikit sembako dari kami, semoga dapat membantu meringankan beban keluarga,”harapnya.

PPKM Darurat diberlakukan oleh Pemerintah, karena sampai hari ini jumlah orang yang terpapar Covid 19 di Indonesia berjumlah 51.000 jiwa yang mana jumlah tersebut merupakan tertinggi di dunia.

“Mari kita mematuhi aturan-aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, untuk menurunkan jumlah pasien covid 19, karena sampai hari ini jumlah orang yang terpapar Covid 19 berjumlah 51.000 jiwa, dari sebelumnya 54.000 jiwa, yang mana jumlah ini tertinggi sedunia, jadi saya mohon panjenengan bisa bersabar, saya menyadari pedagang kaki lima (PKL) sangat terdampak dengan adanya PPKM Darurat ini,”ucap Gus Barraa.

Selain sebagai Ketua ASC Foundation Muhammad Albarraa, Lc M. Hum juga menjabat sebagai Wakil Bupati Mojokerto, selama masa jabatannya banyak bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang terkena bencana, baik bencana alam atau bencana non alam seperti wabah penyakit Covid 19.

Kastini salah satu dari penerima paket sembako dampak PPKM Darurat, merasa terharu dan senang karena dalam kondisi seperti sekarang ini semua tidak dapat berdagang, sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari harus mengandalkan uang pinjaman.

“Saya sudah lama tidak berdagang, sebelum PPKM Darurat saya sempat dagang sebentar, lumayan bisa buat makan, tapi setelah diberlakukan PPKM Darurat ini, saya dan keluarga harus pinjam sana-sini untuk dapat bertahan hidup, tidak tau nanti bayarnya bagaimana,”tutur Kastini pedagang minuman yang biasa dagang di tempat Wisata Taman Ganjaran.

Saat diwawancarai awak media Gus Barraa mengatakan,”Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap pedagang, yang mana mereka berharap agar PPKM Darurat ini tidak diperpanjang, dan bisa Kembali seperti semula, dengan kondisi seperti sekarang ini mereka juga memahami, dan berharap pemerintah juga turut serta dalam keprihatinan mereka”.

Dijelaskannya lagi,”untuk bantuan langsung tunai (BLT) saat ini juga sudah cair, hanya saja pembagiannya saat ini masih menunggu formula sistem pembagiannya itu nanti seperti apa, karena untuk menjaga agar tidak terjadi kerumunan,”paparnya.

Kehadiran partai PAN dalam acara ASC Foundation adalah membantu pendistribusian sembako, yang mana Partai PAN adalah Partai pendukung saat Pilkada. Dan diharapkan tidak hanya Partai PAN saja tapi semua dapat mendukung terhadap kepedulian sesame, selama PPKM Darurat diberlakukan.

“Dengan kehadiran Partai PAN ini, mereka adalah Partai pendukung kami saat Pilkada, dan kali ini hadir untuk membantu pendistribusian sembako, dan saya berharap tidak hanya Partai PAN saja, tapi semua Partai bisa peduli sesama, khususnya membantu warga terdampak PPKM Darurat yang diberlakukan Pemerintah,”harapnya lagi.

Selaku pemerintahan Desa Jainul Arifin, juga merasa prihatin dengan diberlakukannya PPKM Darurat, yang mana pedagang selama diberlakukannya aturan tersebut semua libur karena tidak ada pengunjung.

“Saya turut prihatin kepada para pedagang tapi mau gimana lagi, lebih baik mereka libur dari pada mereka buka, sementara sepi pengunjung,”tutur Jainul Arifin lurah Ketapanrame.(EK)